Dimiscart Gallery – Microsoft mengakui framework WinUI yang digunakan pada Windows 11 masih belum bekerja secara optimal. Pengakuan tersebut muncul setelah banyak pengguna mengeluhkan performa sistem operasi yang dinilai kurang responsif. Perusahaan menyatakan sedang menyiapkan berbagai perbaikan agar penggunaan memori menjadi lebih efisien dan pengalaman menggunakan Windows 11 semakin lancar.
“Baca Juga: Minecraft Kini Rekomendasikan RAM 16GB untuk PC”
Keluhan Performa Windows 11 Terus Bermunculan Sejak Peluncuran
Sejak pertama kali dirilis, Windows 11 menerima berbagai masukan dari pengguna. Salah satu keluhan yang paling sering disampaikan adalah penggunaan RAM yang tinggi saat menjalankan sistem.
Banyak pengguna menilai Windows 11 terasa lebih berat dibandingkan versi Windows sebelumnya. Kondisi tersebut terutama dirasakan pada komputer dengan spesifikasi rendah atau perangkat yang memiliki kapasitas memori terbatas.
Selain penggunaan RAM yang besar, sebagian pengguna juga mengeluhkan antarmuka yang kurang responsif. Aktivitas sederhana seperti membuka File Explorer atau berpindah antar menu terkadang mengalami jeda.
Keluhan tersebut menjadi perhatian Microsoft karena berkaitan langsung dengan pengalaman penggunaan sehari-hari. Perusahaan kemudian memberikan penjelasan mengenai penyebab utama masalah tersebut.
Microsoft Sebut WinUI Masih Membutuhkan Optimalisasi
Dalam acara Build 2026, tim pengembang antarmuka Windows mengakui bahwa framework WinUI masih belum dioptimalkan secara menyeluruh. Informasi tersebut disampaikan melalui postingan resmi Microsoft.
WinUI merupakan framework yang digunakan untuk membangun antarmuka serta berbagai aplikasi bawaan Windows 11. Framework ini menjadi fondasi bagi sejumlah komponen penting dalam sistem operasi.
Menurut Microsoft, masih terdapat ruang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Akibatnya, konsumsi RAM pada beberapa komponen sistem menjadi lebih tinggi daripada yang diharapkan.
Penggunaan memori yang besar dapat memengaruhi performa perangkat, terutama pada komputer dengan spesifikasi terbatas. Dampaknya terlihat dari munculnya stutter atau keterlambatan saat membuka aplikasi maupun menu sistem.
Penggunaan RAM Tinggi Berdampak pada Respons Antarmuka
Kurangnya efisiensi pada framework WinUI berdampak langsung terhadap pengalaman pengguna. Beberapa aktivitas harian dapat terasa kurang mulus ketika sistem harus mengelola penggunaan memori yang besar.
Salah satu contoh yang sering dikeluhkan adalah saat membuka File Explorer. Pada sejumlah perangkat, proses tersebut dapat memunculkan jeda sebelum antarmuka sepenuhnya ditampilkan.
Gejala serupa juga dapat muncul ketika pengguna mengakses menu lain di Windows 11. Semakin terbatas spesifikasi perangkat, semakin besar kemungkinan pengguna merasakan penurunan respons sistem.
Meski begitu, performa setiap komputer dapat berbeda tergantung konfigurasi perangkat keras dan aplikasi yang berjalan di latar belakang. Karena itu, tingkat dampaknya tidak selalu sama pada setiap pengguna.
“Baca Juga: Battlefield 6 Sarankan Downgrade Driver RTX 50″
Microsoft Janjikan Update untuk Tingkatkan Efisiensi Windows 11
Sebagai langkah perbaikan, Microsoft berjanji menghadirkan pembaruan yang berfokus pada optimalisasi manajemen memori. Perusahaan juga akan memperbaiki berbagai bug yang memengaruhi performa sistem.
Selain itu, Microsoft berencana memangkas penggunaan RAM pada framework WinUI sebelum memperluas implementasinya ke lebih banyak komponen Windows 11. Langkah ini dilakukan agar proses transisi berjalan lebih optimal.
Perusahaan juga akan mengalihkan sejumlah komponen ke system compositor. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat navigasi antarmuka menjadi lebih mulus dan responsif.
Sebelum melakukan perubahan besar pada komponen seperti Start Menu dan Notification Center, Microsoft ingin memastikan fondasi framework telah bekerja lebih efisien. Dengan strategi tersebut, perusahaan berharap pembaruan Windows 11 mendatang dapat memberikan pengalaman yang lebih baik, terutama bagi pengguna dengan komputer berspesifikasi rendah maupun menengah.




Leave a Reply