Dimiscart Gallery – Gim aksi multipemain Highguard bersiap menerima pembaruan besar setelah rilis awal yang menuai kekecewaan. Highguard dirilis pada 27 Januari 2026 setelah sebelumnya ditampilkan sebagai trailer pamungkas di The Game Awards 2025. Penampilan tersebut diperkenalkan langsung oleh Geoff Keighley. Ekspektasi publik sempat tinggi, namun respons pemain tidak sesuai harapan. Sejumlah pihak bahkan meragukan prospek jangka panjang gim ini sejak hari pertama rilis. Situasi tersebut mendorong pengembang untuk segera menyiapkan langkah korektif. Patch baru pun diposisikan sebagai upaya awal memulihkan kepercayaan pemain.
“Baca Juga: Ubisoft Hadapi Risiko Mogok Kerja Massal”
Penurunan Pemain Drastis dan Ulasan Negatif di Steam
Kurang dari 24 jam setelah server dibuka, Highguard langsung menerima label Mostly Negative di Steam. Ulasan negatif didominasi kritik terhadap kenyamanan bermain dan kelengkapan fitur. Data dari SteamDB menunjukkan penurunan jumlah pemain yang sangat tajam. Sekitar 80 persen pemain meninggalkan gim dalam waktu satu hari sejak rilis. Penurunan ini berdampak langsung pada proses matchmaking yang menjadi semakin sulit. Kondisi tersebut memperburuk pengalaman pemain yang masih bertahan. Banyak pemain membandingkan situasi Highguard dengan kegagalan gim lain sebelumnya. Persepsi publik pun terbentuk sangat cepat dalam fase awal peluncuran.
Patch Baru Tambahkan Fitur Dasar yang Dinilai Kurang
Untuk merespons kritik pemain, pengembang Highguard menyiapkan patch pembaruan. Informasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi di media sosial. Studio pengembang, Wildlight Entertainment, mengonfirmasi fokus patch pada fitur Quality of Life. Salah satu penambahan utama adalah slider Field of View untuk versi konsol. Selain itu, akan tersedia pengaturan toggle untuk ADS dan crouch. Di versi PC, pengembang menambahkan lebih banyak opsi graphics scaling. Fitur-fitur ini dinilai sebagai standar yang seharusnya tersedia sejak rilis. Patch dijadwalkan meluncur pada 29 Januari 2026. Pembaruan ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dasar pemain.
Harapan Pemain dan Kritik terhadap Masalah Inti Gameplay
Meski patch Quality of Life disambut positif, sebagian pemain menilai langkah tersebut belum cukup. Kritik utama masih tertuju pada stabilitas gim yang dianggap bermasalah. Pemain juga menyoroti minimnya NPC dan aktivitas di area permainan. Kurangnya variasi konten membuat pengalaman bermain cepat terasa monoton. Mode 3v3 yang diusung Highguard juga menuai penolakan. Banyak pemain menganggap mode tersebut tidak seimbang dan kurang menarik. Permasalahan ini disebut sebagai penyebab utama rendahnya skor ulasan. Patch QoL dinilai hanya menyentuh permukaan masalah. Pemain berharap pengembang segera menyiapkan perbaikan gameplay yang lebih mendasar.
“Baca Juga: Franchise Watch Dogs Resmi Dihentikan Ubisoft”
Masa Depan Highguard dan Upaya Memulihkan Kepercayaan
Peluncuran patch pada akhir Januari menjadi ujian awal bagi masa depan Highguard. Keberhasilan pembaruan ini akan menentukan arah pengembangan selanjutnya. Pengembang dituntut bergerak cepat di tengah penurunan basis pemain. Tanpa perbaikan signifikan, risiko kehilangan komunitas inti semakin besar. Sebaliknya, respons cepat dan transparan dapat menjadi titik balik. Sejumlah pemain menyatakan masih memberi kesempatan kedua. Mereka menunggu komitmen jangka panjang dari pengembang. Highguard kini berada pada fase krusial pascarilis. Langkah perbaikan berikutnya akan sangat menentukan kelangsungan gim di pasar.




Leave a Reply