Dimiscart Gallery – Intel kembali melanjutkan strategi restrukturisasi besar-besaran di dalam perusahaan. Setelah secara resmi memisahkan divisi RealSense menjadi entitas independen awal bulan ini, kini Intel dikabarkan siap melakukan langkah serupa terhadap unit Network and Edge (NEX). Divisi ini selama ini berperan penting dalam menyediakan solusi chip untuk perusahaan telekomunikasi, khususnya dalam model bisnis B2B. Keputusan ini menunjukkan komitmen Intel dalam merombak struktur bisnis demi efisiensi dan fokus pada lini inti.
“Baca Juga: Windows Hadirkan Fitur Kunci PC Jarak Jauh lewat Android”
NEX Jadi Target Restrukturisasi, Meski Sumbang Pendapatan Besar
Network and Edge (NEX) adalah salah satu kontributor terbesar terhadap pendapatan Intel dalam beberapa tahun terakhir. Menurut laporan, divisi ini berhasil menghasilkan pendapatan hingga USD 5,8 miliar pada 2025. Angka ini menjadikan NEX sebagai salah satu mesin pertumbuhan utama dalam portofolio Intel. Namun, Intel memilih menjadikannya perusahaan mandiri untuk membuka peluang investasi baru dari luar dan meningkatkan kelincahan operasional. Meski dipisahkan, Intel tetap akan bertindak sebagai investor utama dalam entitas baru ini.
CEO Lip-Bu Tan Tunjukkan Pendekatan Agresif
Sejak ditunjuk sebagai CEO Intel pada Maret 2025, Lip-Bu Tan langsung mengarahkan strategi transformasi menyeluruh. Ia menerapkan berbagai langkah penghematan dan efisiensi, termasuk pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 15 persen dari total karyawan global. Dalam pandangan Tan, beberapa unit bisnis Intel perlu dilepaskan agar tidak membebani keuangan utama perusahaan. Pemisahan divisi seperti NEX dianggap sebagai langkah logis dalam mendukung keberlanjutan finansial dan inovasi jangka panjang perusahaan.
RealSense Sudah Dilepas, Foundry Masih Dipertimbangkan
NEX bukanlah satu-satunya unit yang mengalami perubahan besar. Intel sebelumnya telah melepaskan RealSense, divisi yang mengembangkan teknologi kamera 3D, menjadi perusahaan mandiri. Langkah ini diyakini memberikan RealSense ruang inovasi yang lebih luas tanpa dibatasi struktur perusahaan induk. Bahkan, Intel juga sempat mempertimbangkan untuk memisahkan bisnis foundry-nya, meskipun hingga kini belum ada keputusan final terkait hal itu. Perubahan ini menjadi bagian dari strategi Intel dalam menyederhanakan model bisnis dan memaksimalkan potensi tiap divisi.
“Baca Juga: Jetour X20e Tampil Perdana di GIIAS 2025 dengan Fitur Modern dan Efisien”
Pemisahan NEX dan Arah Baru Intel di Industri Semikonduktor
Pemisahan unit-unit bisnis ini mencerminkan arah baru Intel dalam menghadapi kompetisi global yang semakin kompleks di sektor semikonduktor. Dengan mengizinkan divisi seperti NEX beroperasi sebagai entitas independen, Intel ingin menciptakan organisasi yang lebih fleksibel, responsif terhadap pasar, dan terbuka terhadap modal eksternal. Langkah ini juga mempertegas fokus Intel terhadap inovasi dan efisiensi, di tengah tekanan dari pesaing seperti AMD, NVIDIA, dan produsen chip dari Asia. Ke depan, strategi ini akan menentukan seberapa cepat Intel bisa beradaptasi dan tetap relevan di industri teknologi tinggi.




Leave a Reply