Dimiscart Gallery – Beberapa tahun terakhir, Ubisoft secara terbuka membagikan rencana besar mereka untuk mengembangkan semesta Assassin’s Creed. Langkah ini ditandai dengan pengumuman beberapa proyek sekaligus, mulai dari game yang sudah dirilis hingga judul yang masih diselimuti misteri. Assassin’s Creed Shadows menjadi salah satu proyek yang telah hadir ke publik, sementara Assassin’s Creed Codename Hexe masih menjadi tanda tanya besar bagi para penggemar.
“Baca Juga: Pemain Rainbow Six Siege Terkena Ban 67 Hari Usai Dugaan Retas”
Hingga saat ini, Ubisoft belum banyak mengungkap detail terkait Codename Hexe. Informasi resmi yang tersedia hanya berupa sinopsis singkat serta trailer pendek yang menampilkan nuansa gelap dan tema yang berbeda dari seri Assassin’s Creed sebelumnya. Meski begitu, sedikit demi sedikit bocoran mulai bermunculan dan memberi gambaran mengenai arah pengembangan game ini.
Benoit Richer Resmi Pimpin Pengembangan Codename Hexe
Kabar terbaru datang dari sosok yang dipercaya memimpin pengembangan Assassin’s Creed Codename Hexe. Melalui profil LinkedIn pribadinya, Benoit Richer mengonfirmasi bahwa dirinya ditunjuk sebagai Game Director untuk proyek tersebut. Informasi ini langsung menarik perhatian komunitas, mengingat rekam jejak Richer yang cukup kuat di industri game.
Benoit Richer dikenal luas sebagai Game Director Batman: Arkham Origins, sebuah game yang berhasil menghadirkan pendekatan berbeda dalam semesta Batman. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Game Director Assassin’s Creed Valhalla, salah satu judul Assassin’s Creed paling ambisius dengan skala dunia terbuka yang sangat besar. Dengan pengalaman tersebut, Richer dinilai bukan sosok asing bagi franchise Assassin’s Creed.
Penunjukan ini memberi sinyal bahwa Ubisoft ingin membawa Codename Hexe dengan arahan yang matang dan penuh perhitungan. Kehadiran Richer di posisi kunci membuat ekspektasi terhadap kualitas narasi, desain gameplay, serta atmosfer game ini semakin meningkat.
Rekam Jejak Panjang Benoit Richer di Ubisoft
Selain dua proyek besar tersebut, Benoit Richer telah lama berkecimpung di Ubisoft sejak awal tahun 2000-an. Ia pernah mengisi berbagai peran penting dalam pengembangan game, termasuk sebagai Lead Level Designer untuk seri Rainbow Six dan Far Cry. Pengalaman lintas genre ini menjadi nilai tambah, karena Richer tidak hanya terbiasa dengan game aksi petualangan, tetapi juga memahami desain level yang menuntut ketegangan dan pendekatan taktis.
Latar belakang ini membuka peluang bagi Codename Hexe untuk menghadirkan pengalaman Assassin’s Creed yang lebih fokus dan intens. Jika mengacu pada Arkham Origins, Richer dikenal mampu membangun atmosfer gelap serta cerita yang lebih personal. Hal tersebut selaras dengan rumor yang menyebutkan bahwa Codename Hexe akan memiliki nuansa lebih kelam dibandingkan seri sebelumnya.
Assassin’s Creed yang Sangat Berbeda dari Biasanya
Marc-Alexis Côté selaku Executive Producer Assassin’s Creed sebelumnya pernah menyatakan bahwa Codename Hexe akan menjadi game Assassin’s Creed yang sangat berbeda dari apa yang sudah dikenal pemain. Pernyataan ini memicu banyak spekulasi, terutama karena seri Assassin’s Creed dalam beberapa tahun terakhir cenderung mengusung formula RPG dunia terbuka berskala besar.
Banyak penggemar menilai formula tersebut mulai terasa monoton, meski tetap menawarkan konten melimpah. Oleh karena itu, perubahan arah yang dijanjikan Ubisoft lewat Codename Hexe dianggap sebagai angin segar. Dengan kepemimpinan Benoit Richer, Ubisoft tampaknya ingin bereksperimen dengan pendekatan baru tanpa meninggalkan identitas utama Assassin’s Creed.
Perbedaan ini diyakini tidak hanya terletak pada latar cerita, tetapi juga pada struktur gameplay dan cara pemain berinteraksi dengan dunia game. Pendekatan yang lebih fokus dan atmosferik disebut-sebut menjadi salah satu ciri utama proyek ini.
“Baca Juga: Tarif Furnitur Ditunda, Trump Ambil Langkah Baru”
Bocoran Gameplay dan Karakter Utama Codename Hexe
Selain kabar mengenai sosok di balik pengembangannya, beberapa informasi lain terkait Assassin’s Creed Codename Hexe juga mulai beredar. Game ini dirumorkan hanya akan menghadirkan satu karakter protagonis wanita bernama Elsa. Jika benar, hal ini akan menjadi pendekatan yang lebih terfokus dibandingkan beberapa seri sebelumnya yang menawarkan pilihan karakter atau protagonis ganda.
Tidak hanya itu, sejumlah laporan juga mengklaim bahwa Codename Hexe akan menyajikan elemen supranatural yang lebih kental. Kekuatan-kekuatan di luar nalar manusia disebut akan menjadi bagian penting dalam cerita maupun gameplay. Hal ini berpotensi menghadirkan nuansa horor ringan atau ketegangan psikologis yang jarang dieksplorasi secara mendalam dalam seri Assassin’s Creed.
Gameplay-nya pun dirumorkan akan lebih linear, meninggalkan sebagian elemen dunia terbuka luas yang menjadi ciri khas seri modern. Pendekatan ini dinilai dapat membuat alur cerita lebih padat dan emosional, sekaligus mengurangi repetisi misi yang sering dikritik pemain.
Dengan kombinasi kepemimpinan pengembang berpengalaman, visi berbeda dari tim produksi, serta rumor gameplay yang segar, Assassin’s Creed Codename Hexe berpotensi menjadi salah satu judul paling menarik dalam sejarah franchise ini. Meski Ubisoft masih menyimpan banyak detail, antusiasme penggemar terus meningkat sambil menantikan pengumuman resmi berikutnya.




Leave a Reply