Dimiscart Gallery – Perodua, produsen mobil terkenal di Malaysia yang juga mitra Daihatsu, bersiap meluncurkan mobil listrik (EV) pertamanya. Langkah ini menandai komitmen Perodua memasuki era elektrifikasi kendaraan di Negeri Jiran. Kabar mengenai kehadiran mobil listrik Perodua semakin kuat setelah prototipe yang diduga berbasis eMO-II EV Daihatsu tertangkap kamera saat menjalani uji coba di jalan umum.
“Baca Juga: Toyota Fortuner Hybrid Meluncur di India, Mulai Rp 800 Jutaan”
Nama dan Logo Mobil Listrik Resmi Terdaftar di MyIPO
Perodua telah mendaftarkan nama dan logo mobil listrik tersebut ke MyIPO, badan perlindungan kekayaan intelektual Malaysia. Nama mobil ini adalah QV-E, dengan logo beraksen biru yang menjadi ciri khas kendaraan elektrifikasi baik lokal maupun global. Desainer grafis otomotif Theottle bahkan sudah membuat render versi produksi dari mobil listrik ini, memperlihatkan desain futuristik yang mengisi segmen SUV kompak. Desainnya menggabungkan elemen modern dan aerodinamis, dengan garis bodi yang tajam serta lampu LED yang stylish. Tampilan QV-E menampilkan kesan agresif sekaligus elegan, cocok untuk pasar muda dan keluarga urban yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan. Render tersebut juga menampilkan interior minimalis dan canggih, yang menonjolkan teknologi digital dan kenyamanan pengemudi. Kehadiran QV-E diprediksi akan menjadi pionir mobil listrik di Malaysia sekaligus mengawali tren elektrifikasi bagi Perodua dan Daihatsu di Asia Tenggara.
Fitur Keselamatan Modern Disematkan pada QV-E
Mobil listrik Perodua QV-E dikabarkan dilengkapi sensor canggih yang mendukung fitur keselamatan Blind Spot Monitoring (BSM) dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Dua fitur ini kini semakin umum di kendaraan modern untuk membantu pengemudi menghindari potensi kecelakaan. Kehadiran teknologi ini menambah nilai keamanan bagi pengguna mobil listrik pertama Perodua. Selain itu, fitur tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri pengemudi saat berkendara di jalan padat dan kondisi lalu lintas yang kompleks.
Performa Baterai dan Jarak Tempuh Menjanjikan
Perodua QV-E menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang dipasok oleh CATL, produsen baterai ternama asal China. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak antara 400 hingga 410 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Jarak tempuh tersebut tergolong kompetitif di kelas SUV kompak listrik, memberikan kenyamanan bagi pengendara dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak menengah. Selain itu, teknologi baterai LFP ini dikenal lebih aman dan tahan lama dibandingkan jenis baterai lain, sehingga mendukung performa dan keandalan mobil secara keseluruhan.
“Baca Juga: Minat Terhadap Tesla Cybertruck Menurun di Pasar Global”
Skema Sewa Baterai Permudah Kepemilikan dan Perawatan
Menariknya, Perodua akan menawarkan model QV-E dengan skema sewa baterai. Skema ini membuat harga mobil lebih terjangkau karena konsumen tidak perlu membeli baterai secara langsung. Selain itu, baterai yang disewa bisa diganti apabila mengalami penurunan performa atau kerusakan, dengan proses penggantian yang hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Skema ini juga diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap biaya perawatan dan daya tahan baterai jangka panjang.




Leave a Reply